12 Makanan Anti Kanker Yang Terbukti Ilmiah

Sampai saat ini, ilmuwan belum menemukan cara paling efektif untuk menyembuhkan kanker. Perawatan medis dengan kemoterapi pun ternyata masih memiliki efek samping yang serius. Sebenarnya apa yang menyebabkan penyakit kanker?

Diperkirakan 50% sampai 75% kematian akibat kanker disebabkan oleh perilaku atau kebiasaan yang tak sehat. Meskipun tidak semua kanker dapat dicegah dengan efektif, ada beberapa kebiasaan sehat yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu. Lebih lengkapnya baca di artikel: Kebiasaan Sehat Pencegah Kanker

Cara lainnya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan memperbanyak konsumsi makanan yang terbukti secara ilmiah dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker. Apa saja makanan anti kanker yang terbukti ilmiah? Berikut daftar lengkapnya

Brokoli
Penelitian di Spanyol membuktikan bahwa memasak brokoli menghilangkan 97 persen flavonoids dalam brokoli yang dapat mencegah kanker. Sebaiknya brokoli hanya dikukus sebentar atau dimakan mentah sebagai  bahan tambahan salad. Brokoli juga kaya vitamin C, bahkan lebih tinggi daripada jeruk. Baca artikelnya di 10 Makanan Kaya Vitamin C Selain Jeruk

Salmon
Peneliti di Australia mengungkapkan bahwa makan 4 porsi ikan atau lebih tiap minggunya akan mengurangi resiko terkena penyakit kanker leukemia, myeloma dan Limfoma non-Hodgkin. Penelitian lain juga membuktikan bahwa mengkonsumsi ikan berlemak (salmon, mackerel, halibut, sarden, dan tuna) akan mengurangi resiko kanker rahim pada wanita. Makan ikan secara teratur juga dapat membantu mendapatkan berat badan ideal karena sifatnya yang  mampu menghancurkan lemak. Makanan penghancur lemak lainnya lihat disini >>

Jamur
Jamur putih dan portobello merupakan sumber selenium terbaik yang dapat mencegah kanker terutama kanker prostat. Tak hanya itu, jamur juga kaya akan phytochemicals yang jika dikonsumsi secara rutin terbukti dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker payudara.

Sayuran hijau
Bahan anti kanker seperti bioflavonoids, carotenoids,dll banyak terkandung dalam sayuran berwarna hijau pekat. Selain itu, sayuran hijau mengandung indoles yang bisa menurunkan estrogen (berpotensi menyebabkan kanker) dan memicu produksi enzim yang melindungi tubuh dari penyakit. Rutin makan sayur tiap harinya merupakan kebiasaan sehat yang dapat mencegah kanker, simak kebiasaan sehat anti kanker lainnya di Kebiasaan Sehat Pencegah Kanker

Apel
Menurut penelitian di Jerman, fermentasi serat apel di usus menghasilkan bahan kimia yang dapat menghambat pembentukan sel kanker. Penelitian lain mengungkapkan bahwa procyanidins dalam apel memicu signal sel yang mematikan sel kanker.

Alpukat
Lemak tak jenuh tunggal pada alpukat terbukti membantu tubuh dalam menyerap antioksidan pencegah kanker seperti lycopene (dari tomat, misalnya) dan beta karoten (dari wortel, misalnya)

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/09/kebiasaan-sehat-pencegah-kanker/

Wortel
Selain beta karoten, wortel juga mengandung alfa karoten dan bioflavonoids yang terbukti dapat menurunkan resiko terkena kanker, khususnya kanker paru paru

Jahe
Sudah banyak penelitian yang membuktikan keampuhan jahe terhadap penyakit kanker. Diantaranya dapat mematikan sel kanker ovarium, mengurangi inflamasi di usus, serta menghambat pertumbuhan tumor

Masih ada beberapa makanan lain yang terbukti dapat mencegah penyakit kanker, untuk  lebih lengkapnya bisa dilihat di video “12 Makanan Anti Kanker Yang Terbukti Ilmiah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>