Waspadai Bahan Kosmetik Berbahaya Selain Merkuri

 

 

Selama periode Januari—November 2017, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menemukan sebanyak 26 jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Temuan tersebut didominasi oleh produk kosmetik dekoratif atau make up dan perawatan kulit dengan kandungan merkuri, bahan pewarna merah K3, dan K10. Menurut BPOM, ketiga jenis bahan tersebut memiliki efek samping yang berbahaya antara lain kanker, gangguan kesehatan untuk janin bayi, sesak nafas, dan lain-lain.

Kenapa merkuri masih banyak digunakan oleh produsen kosmetik?

Merkuri dapat memberikan hasil instan yang diinginkan konsumen, diantaranya pori-pori di wajah langsung tampak mengecil dan kulit jadi halus atau bercahaya. Sebenarnya, saat itulah wajah kita mengalami kerusakan parah karena lapisan kulit terluar wajah telah tipis dan tergerus oleh logam merkuri.

Jadi, jangan mudah terpukau dengan foto testimoni before after yang memperlihatkan kulit tampak berkilau hanya dalam hitungan hari. Sebelum membeli, cermati lagi komposisi kosmetik agar tak mengandung bahan berbahaya. Selain merkuri, bahan kosmetik apa lagi yang berbahaya? Berikut 7 bahan kosmetik berbahaya selain merkuri:

1. Paraben
Paraben adalah pengawet yang bisa ditemukan dalam banyak produk kosmetik, mulai dari pelembab wajah dan tubuh hingga wewangian. Bahan kimia yang mudah diserap oleh kulit ini dapat mengganggu fungsi hormon dan meningkatkan risiko kanker payudara. Pengawet ini juga terdaftar dengan nama yang berbeda, termasuk “methylparaben” atau “propil paraben.”

http://limaplus101.com/index.php/2017/09/12/masih-20an-tapi-bermuka-boros-ini-sebabnya/

2. Triclosan
Triclosan merupakan agen antibakteri yang biasa ditemukan dalam sabun antibakteri, pembersih tangan, pasta gigi dan obat kumur. Menurut Food and Drug Administration di Amerika Serikat, triclosan bisa menimbulkan risiko kesehatan, termasuk resistensi bakteri dan efek hormonal.

3. Sodium lauryl sulfat
Sodium lauryl sulfat (SLS, kadang-kadang juga dikenal sebagai SLES) adalah zat aditif kimia yang membuat produk -seperti sabun, sampo, produk pencuci muka dan sabun cuci tangan, memiliki gelembung dan berbusa. Menurut Agency for Research on Cancer, SLS harus dihindari karena dapat terkontaminasi dengan etilen oksida yang bersifat karsinogen.

4. Phthalates
Bahan ini terbukti dapat mengganggu hormon selama periode kritis perkembangan manusia (seperti perkembangan bayi dalam rahim) dan berpengaruh pada infertilitas pria.

5. Oksibenzon
Oksibenzon adalah bahan aktif tabir surya. Jika terkena sinar matahari, bahan ini dapat membentuk radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel kulit. Pilihlah tabir surya dengan bahan seng atau titanium oksida berbasis mineral.

7. Petrolatum
Petrolatum atau petroleum jelly sering digunakan dalam berbagai pelembap. Bahan ini berbahaya karena dapat terkontaminasi dengan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang bersifat karsinogen menurut daftar yang dikeluarkan oleh Uni Eropa. 

 

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/25/stop-beli-kosmetik-yang-tak-perlu/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>