Gemuk Tapi Kurang Gizi

 

 

Badan sudah gemuk kok dibilang kurang gizi? Bukannya gemuk pertanda kelebihan gizi?

Gemuk tak selalu berarti kelebihan gizi. Seseorang bisa gemuk karena mengkonsumsi terlalu banyak kalori. Biasanya, kalori berlebih tersebut berasal dari makanan tinggi lemak dan kurang mengandung nutrisi penting yang diperlukan tubuh.

Seperti dilansir dari LiveStrong (18/7/2017), tidak mengkonsumsi makanan bergizi bukanlah satu-satunya penyebab kurang gizi. Masih banyak penyebab lainnya seperti pola makan tak seimbang, penyakit yang mengganggu penyerapan nutrisi, kelainan pencernaan, dll.

 

Apa akibatnya jika kita kurang gizi?

Kekurangan gizi bisa mempengaruhi kesehatan mental, kesehatan fisik dan perkembangan. Selain menghambat pertumbuhan, kurang gizi juga menyebabkan ketidakmampuan untuk melawan penyakit, mengganggu siklus haid, penyakit tulang rapuh dan bahkan kematian dini.

Seringkali kurang gizi hanya disebabkan oleh kekurangan satu jenis nutrisi saja.  Misalnya, kekurangan zat besi atau anemia akibat defisiensi zat besi yang menghambat produksi sel darah merah. Atau, kekurangan vitamin C yang menyebabkan penyakit kulit, nyeri tulang dan sesak napas. Sementara kekurangan vitamin D bisa menyebabkan rakhitis yang menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kelemahan otot.

http://limaplus101.com/index.php/2017/09/18/cara-alami-atasi-flu-selain-dengan-vitamin-c/

 

Kekurangan gizi juga bisa diderita oleh mereka yang membatasi asupan kalori karena menjalani diet atau yang memiliki gangguan makan seperti anoreksia. Mereka berisiko mengalami anemia, tulang rapuh, rentan terhadap infeksi, ketidaksuburan, tiroid, gangguan kognitif dan ketidakmampuan untuk menstruasi. Sebenarnya, tanpa diet pun kita masih bisa menurunkan berat badan dan tentunya tak lepas dari gaya hidup sehat. Simak caranya di artikel: Turunkan Berat Badan Tanpa Diet

Agar tak kekurangan gizi?

National Institutes of Health menyarankan agar wanita mengkonsumsi setidaknya 1.200 kalori setiap hari, sementara pria membutuhkan setidaknya 1.500 kalori setiap harinya. Sementara American Heart Association menyarankan makanan tersebut sebaiknya berasal dari sayuran, buah-buahan, gandum utuh dan produk susu bebas lemak atau rendah lemak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>