Bahaya Main Video Games Bagi Otak

 

Memainkan video games ternyata dapat meningkatkan risiko terkena penyakit otak. Dalam penelitian yang dipublikasikan Molecular Psychiatry, Greg West –penulis dan profesor psikologi di Université de Montréal, mengungkapkan bahwa seseorang yang sering memainkan action video games memiliki sel abu-abu di hippocampus atau otak tengah yang lebih sedikit.

 

Seperti dikutip dari situs Knowridge (10/8/2017), kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terkena penyakit otak dan penyakit mulai dari depresi hingga skizofrenia, PTSD dan Alzheimer. Hippocampus merupakan bagian dari otak yang membantu orang untuk mengarahkan diri mereka sendiri (ingatan spasial) dan mengingat pengalaman masa lalu (ingatan episodik).

https://www.youtube.com/watch?v=dfmjZ-774KA

 

Menurut West, video games memang terbukti bermanfaat bagi sistem kognitif tertentu di otak, terutama yang berkaitan dengan perhatian visual dan ingatan jangka pendek. “Tapi bukti perilaku juga menunjukkan adanya dampak negatif terhadap hippocampus,” ujarnya.

Penelitian ini dilakukan terhadap hampir 100 responden (51 pria dan 46 wanita) yang memainkan sejumlah action video games seperti Call of Duty, Killzone and Borderlands 2, dan Super Mario selama total 90 jam.

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/05/masih-muda-kenapa-bisa-pikun/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>