Makanan Penghancur Lemak

Selesai makan, lemak berlebih di tubuh kita bisa langsung hancur? Tentunya tak semudah itu, beberapa jenis makanan disebut-sebut sebagai penghancur lemak karena mampu menyebabkan perubahan metabolik yang membantu mengubah komposisi tubuh Anda.

Jenis makanan ini membantu tubuh menghilangkan lemak dengan menstimulasi produksi hormon yang bisa menyebabkan turunnya berat badan. Selain menghancurkan lemak, makanan ini juga mampu membantu mencegah penyimpanan lemak dalam darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

 

Tak hanya langsing, badan juga jadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit kronis dengan mengkonsumsi makanan penghancur lemak ini. Pastikan untuk rutin berolahraga agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Makanan apa saja yang tergolong “penghancur” lemak? Berikut beberapa makanan penghancur lemak yang disadur dari situs Livestrong.

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/04/15-vitamin-terbaik-untuk-wanita/

 

Kayu manis. Saat makan, tubuh Anda melepaskan hormon insulin sebagai responsnya. Insulin kemudian mendorong penyimpanan kelebihan kalori di sel lemak. Jadi jika Anda banyak mengonsumsi makanan dengan kadar gula atau lemak yang tinggi maka insulin akan diproduksi secara berlebihan. Akibatnya, tubuh cenderung menumpuk lemak. Kayu manis dapat menetralkan efek insulin ini sehingga mengurangi penyimpanan lemak, menurut penelitian yang dipublikasikan di Archives of Biochemistry and Biophysics pada tahun 2010.

Cabai. Kandungan capsaicin pada cabai dapat meningkatkan suhu internal tubuh sehingga pembakaran kalori bisa lebih cepat dan efisien setelah makan. Artinya, lebih sedikit kalori yang disimpan sebagai lemak. Pada tahun 2006, The New York Times melaporkan bahwa semangkuk makanan pedas dapat meningkatkan pembakaran kalori sebanyak 8 persen.

 

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/05/tidur-sambil-bakar-kalori/

Jahe. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of Science of Food and Agriculture edisi 2014, para peneliti memberi makan tikus dengan gingerol (senyawa aktif dalam jahe) sebanyak 25 – 75 miligram/hari selama 30 hari. Tikus yang diberi jahe menunjukkan kadar lemak dalam darah dan tubuh lebih rendah daripada tikus yang tidak diberi makan jahe.

Masih ada lima jenis makanan lainnya yang tergolong dalam penghancur lemak, lebih lengkapnya simak video “8 Makanan Penghancur Lemak” berikut ini.

https://www.youtube.com/watch?v=rtSDBH4bHdU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>