Bahaya Slime Bagi Anak

Membuat slime sendiri di rumah ternyata bisa membahayakan anak seperti yang terjadi pada Kathleen Quinn (11 tahun) di Massachusetts ketika tangannya tiba-tiba terasa panas usai membuat adonan slime dari campuran lem, air, dan borax. Diberitakan oleh CBS News (27/3/2017), Kathleen saat itu dilarikan ke UGD terdekat dan mendapat perawatan luka bakar akibat bahan kimia tingkat dua dan tiga.

Baca juga: Ternyata Klaim Fidget Spinner Tak Berdasar!

Bagaimana slime bisa menyebabkan luka bakar?

Borax atau sodium borate yang biasanya dijual sebagai bahan pembersih disebut-sebut sebagai biang penyebab luka bakar yang diderita Kathleen. Menurut Dr. Michael Cooper -direktur Regional Burn Center dari Staten Island University Hospital di New York, sebenarnya iritasi akibat borax relative ringan dan tidak menyebabkan luka bakar separah itu.

http://limaplus101.com/index.php/2017/07/22/smiley-emoji-tertua-berusia-3-700-tahun/

 

Namun, menurut Cooper, ada tiga faktor yang bisa mengakibatkan luka bakar parah baik akibat bahan kimia ataupun panas. Seperti dilansir dari situs LiveScience (29/3/2017), tiga faktor tersebut antara lain berapa lama kulit terkena bahan kimia atau panas, kekuatan bahan kimia atau panas, dan ketebalan kulit.

Karena masih tergolong anak-anak, kulit Kathleen belum setebal orang dewasa jadi lebih rentan terhadap iritasi. Selain itu, Kathleen diduga bermain slime dalam jangka waktu lama. Cooper menambahkan, kandungan borax dalam campuran slime tersebut mungkin juga terlalu banyak atau kurang campuran air.

 

 

http://limaplus101.com/index.php/2016/12/28/10-bencana-alam-terbesar-tahun-2016/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>