Anti Vaksin Tingkatkan Jumlah Penderita 3 Kali Lipat

 

Sebelum ditemukan cara untuk mencegah campak, jutaan anak meninggal setiap tahunnya. Jumlah ini kemudian mengalami penurunan setelah ditemukannya vaksin campak. Menurut WHO, vaksinasi campak mampu mencegah sekitar 20,3 juta kematian selama 2000-2015.

Baca juga: Smiley, Emoji Tertua Berusia 3.700 Tahun?

Namun, belakangan gerakan anti vaksin terus berkembang dan menyebabkan penurunan jumlah anak-anak yang mendapat vaksin. Melansir dari Science Alert (25/7/2017), penelitian terbaru dari Stanford University menunjukkan bahwa penurunan jumlah anak yang mendapatkan vaksinasi campak akan berdampak negatif tak hanya bagi kesehatan masyarakat tapi juga pada ekonomi secara keseluruhan.

Bahkan, jumlah kasus penyakit dalam setahun diperkirakan bisa meningkat tiga kali lipat hanya karena keberadaan beberapa anti vaxxer –orang yang menentang program vaksinasi.

Baca  juga: Wow! Ada Satu Ton Sampah Plastik Untuk Tiap Manusia di Dunia

Tim peneliti menggunakan vaksinasi gabungan MMR (campak, gondok, dan rubella) sebagai contoh kasus dan membangun sebuah model komputer untuk memperkirakan ribuan skenario yang bisa terjadi karena meningkatnya keraguan vaksin, dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi wabah campak secara hipotetis.

 

Menurut pimpinan peneliti, Nathan Lo, campak digunakan sebagai contoh kasus karena penyakit itu tergolong sangat cepat menular. “Penyakit campak kemungkinan akan menjadi penyakit pertama yang mewabah jika terjadi penurunan jumlah vaksinasi,” tambahnya.

Berdasarkan perkiraan konservatif, penurunan vaksinasi sebesar 5 persen dapat menyebabkan tambahan biaya US $ 2,1 juta pada sektor kesehatan masyarakat. Para peneliti juga mengungkapkan bahwa biaya ini bahkan tidak termasuk biaya pribadi dari keluarga, orang tua yang kehilangan produktivitas, biaya rawat inap dan kemungkinan dampak ekonomi lainnya.

http://limaplus101.com/index.php/2017/08/05/masih-muda-kenapa-bisa-pikun/
http://limaplus101.com/index.php/2017/08/02/cara-efektif-atasi-nyeri-sendi/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>