Ketogenik, Diet Super Rendah Karbohidrat

Diet ketogenik yang populer disebut diet keto itu jadi diet yang paling dicari sepanjang 2016 di mesin pencari Google. Apa sebenarnya diet ketogenik itu?

Menurut Dr Eric Westman, Direktur Lifestyle Medicine Clinic di Duke University -seperti dilansir dari situs Health.com, diet ketogenik ketat hanya memakan karbohidrat super-rendah yaitu sekitar 20-30 gram sehari yang setara dengan satu buah apel kecil.

Baca juga: 11 Makanan Yang Membuat Anda Makin Lapar

Selain membatasi karbohidrat menjadi 2 – 5 persen dari asupan kalori tiap harinya, diet ketogenik pun membatasi konsumsi protein menjadi 6 – 20 persen. Otomatis asupan lemak sehat harus dinaikkan untuk mencukupi asupan kalori harian.

Dengan diet ketogenik, anda tetap bisa makan daging merah, ayam, ikan, makanan laut, telur, butter, minyak nabati, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, avokad, serta sayuran dengan kadar karbohidrat rendah seperti bayam, kale, dan selada. Olahan susu seperti yoghurt juga boleh dikonsumsi secukupnya.

Amankah menurunkan berat badan dengan diet ketogenik?

Baca juga: Hal Tak Terduga Penyebab Berat Badan Terus Naik

Menurut riset yang dilakukan Westman, diet ketogenik memang dapat membantu mengatasi obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit pelemakan hati. Tapi, bagi penderita penyakit-penyakit itu, juga lansia dan anak-anak, diet ketogenik dapat berpengaruh negatif terhadap asupan nutrisi dan kesehatan. Sehingga sangat disarankan untuk melakukan diet ketogenik di bawah pengawasan ahli gizi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>